
Rantau Rasau,MIN 1 Tanjab Timur – Dampak kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur membuat aktivitas belajar mengajar di madrasah dialihkan ke rumah. Meski demikian, para guru dan staf di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tanjab Timur tetap hadir di madrasah untuk menjalankan kewajiban serta menyelesaikan berbagai agenda kerja.

Selain memantau dan memberikan tugas pembelajaran jarak jauh kepada para siswa, majelis guru MIN 1 Tanjab Timur memanfaatkan waktu di madrasah untuk menyelesaikan tugas kelompok penyusunan data baseline Panca Cinta Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Kepala MIN 1 Tanjab Timur, Aziz, S.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan ini merujuk langsung pada arahan resmi dari pemerintah daerah.

"Sesuai instruksi dalam Surat Edaran, siswa memang diliburkan dari kegiatan tatap muka dan belajar di rumah. Namun, untuk para guru tetap wajib masuk ke madrasah," ujar Aziz.

Ia menambahkan bahwa selama siswa belajar dari rumah, kegiatan para guru di madrasah tetap padat. Kehadiran guru di madrasah dimaksimalkan untuk menyelesaikan administrasi pembelajaran, penyusunan kurikulum, hingga evaluasi program madrasah agar mutu pendidikan tetap terjaga.
|
8x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...