
Rantau Rasau,MIN 1 Tanjab Timur - Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tanjab Timur pada hari kedua yakni Selasa (16/9/2025) mengalami beberapa hambatan teknis. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah gangguan pada aliran listrik yang tidak stabil, sehingga berdampak pada jaringan internet dan kelancaran pelaksanaan simulasi.
Menurut keterangan Kepala MIN 1 Tanjab Timur melalui Fitria, S.Pd., operator kegiatan ANBK di MIN 1 Tanjab Timur, listrik padam cukup lama saat pelaksanaan sesi kedua. Sebelumnya, aliran listrik sempat hidup dan mati beberapa kali. Kondisi ini menyebabkan baterai laptop beberapa siswa menjadi lemah atau habis, sehingga mengganggu proses simulasi ANBK yang sedang berlangsung.

"Untuk hari ini, pelaksanaan ANBK sedikit bermasalah, sebab listrik padam cukup lama, bahkan sebelum itu sempat hidup dan mati, yang membuat baterai laptop beberapa siswa menjadi drop. Hal ini terjadi saat sesi kedua. Kalau sesi pertama tidak ada kendala sama sekali," jelasnya
Pada sesi pertama, simulasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Namun, pada sesi kedua, gangguan listrik mulai terjadi dan berdampak pada kesiapan perangkat yang digunakan siswa. Akibatnya, beberapa peserta harus menunggu hingga listrik kembali normal untuk melanjutkan simulasi.
"Maka dari itu kita berharap pelaksanaan ANBK berikutnya dapat berjalan lebih lancar dan kendala serupa tidak terulang, sehingga seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan optimal," harapnya.
Untuk diketahui kendala teknis seperti gangguan listrik menjadi tantangan tersendiri bagi madrasah, terutama di daerah yang pasokan listriknya belum stabil, yang juga mempengaruhi kinerja internet.
|
71x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...